Keramik dinding pola batu alam “Travertine” memberi kesan-kesan unik dan nuansa “Dunia Lama” pada tempat tinggal Anda.

Berbicara mengenai batu alam yang elok untuk jadi keramik dinding memiliki arti berbicara mengenai batu sedimen elok namanya Travertine. Travertine ini sendiri ialah batu alam sedimen elok yang pas menjadi keramik dinding interior. Disamping itu, batu alam ini juga dapat diterapkan sebagai lantai, kolam renang, atau tempat exterior rumah.

Lalu, kenapa batu alam satu ini dapat percantik keramik dinding rumah Anda?

Sesudah Anda menyaksikan keramik dinding dengan pola batu alam Travertine, Anda tidak pernah melupakannya. Ini karena Travertine mempunyai struktur berbintik-bintik, berlapis, dengan warna krem muda yang rata. Batu alam ini banyak bicara mengenai struktur dibanding mengenai pewarnaan liar. Design dari batu Travertine dapat membuat dinding dapur, dinding bak mandi, dan lantai mempunyai penampilan ala-ala Romawi kuno.

Batu alam Travertine terkenal karena permukaan atasnya yang berlubang. Sayang, sebuah lubang, tidak perduli berapa dangkalnya dia, bukan sebuah tanda baik untuk proses penempatan apa saja dalam atau luar rumah.

Bila batu alam Travertine terpasang sebagai keramik dinding di luar ruang, lubang pada Travertine bisa mengakibatkan perpecahan saat temperatur turun di bawah titik beku. Dan saat batu alam ini terpasang sebagai pola keramik dinding dalam ruangan, dia akan cepat berisi kotoran. Terutama bila batu ini jadi lantai di kamar mandi. Lubang-lubangnya bisa mampet dengan buih sabun dan membuat nyaris mustahil untuk dibikin bersih.

Lalu apa yang perlu dilaksanakan dengan beberapa lubang ini? Anda harus lebi dahulu isi lubangnya. Umumnya Travertine yang terpasang sebagai keramik dinding diisi terlebih dahulu dengan resin epoksi. Kemudian, dia akan dipertajam atau diampelas untuk meratakan permukaan keramik dinding pola batu alam ini.

Salah satunya keuntungan dari memakai keramik dinding Travertine ialah dia mempunyai pinggiran yang tajam. Ini menunjukkan jika pinggir batu alam satu ini prima, lempeng, dan mempunyai pojok 90 derajat. Anda perlu memolesi sisi belakang keramik ini dengan mortar, lalu melekatkannya dengan ubin yang lain tanpa sela. Ketidakhadiran sela memiliki arti tidak ada nat pada dinding.

Berdasar teori, batu alam ini dapat terpasang di keramik dinding mana saja di dalam rumah Anda. Dapat terpasang pada dinding pancuran, bak mandi, sampai di lantai kamar mandi.

Walau Travertine dapat Anda pasang di lokasi yang basah, tapi ini tidak direferensikan. Seorang ahli ubin namanya John Bridge lah yang mereferensikan batu alam ini tidak untuk dipakai di lantai kamar mandi. Dia menjelaskan ada dua karakter Travertine yang mengakibatkan perbedaan ini. Pertama, batu alam ini tidak sekuat marmer. Ke-2 , dia lebih susah untuk dirawat. Maka dari itu, untuk lantai kamar mandi, Bridge mereferensikan ubin porselen yang seperti terlihat Travertine.

Bila Anda ingin pastikan keramik dinding pola batu alam ini selalu elok, coba pasang dia di lokasi yang tidak banyak memiliki kelembapan. Semua tipe program vertikal dari Travertine dapat menolongnya terlindungi dari guratan dan bentrokan.

Jika keramik dinding Travertine yang dipertajam dan diisi mempunyai performa yang memikat dan kasar, lain dengan penampilan Travertine yang betul-betul didiamkan kelihatan “roboh”. Batu alam ini akan memberi kesan-kesan perdesaan dan situasi seolah-olah kita ada di Dunia Lama.

Travertine yang kelihatan roboh sebagai komponen yang paling Anda butuhkan bila Anda inginkan dapur atau kamar mandi berpenampilan Tuscan. Selainnya permukaan atasnya sedikit kasar, Travertine “roboh” ini mempunyai pinggir yang bundar dan tidak rata. Ini dapat memberi penampilan ruang yang unik.

Bila Anda memakai batu alam ini sebagai keramik dinding, Anda tak perlu isi celah-celahnya. Tetapi jika Anda mengimplementasikannya untuk komponen horizontal seperti lantai, Anda harus tutup lubangnya supaya tidak berisi kotoran.

Untuk mengindari beberapa puing isi lubang yang ada, cepat ambil susunan tipis nat yang diampelas di bagian permukaan, lalu diamkan dia kering. Karena nat akan jadi lebih gelap dari hari ke hari, Anda dianjurkan untuk memakai nat yang gelap dibanding yang jelas.

Bahkan juga batu alam Travertine yang telah diisi juga bisa berisi kotoran dari hari ke hari. Karakter Travertine ini tidak selamanya prima sebagai keramik dinding pola batu alam.

Anda harus memberi Travertine Anda cat dasar. Memanglah tidak ada produk khusus untuk mengecat dasar Travertine. Tetapi Anda selalu dapat memercayakan cat dasar yang memperlihatkan jika dia dapat dipakai untuk batu alam satu ini.

Itu banyak hal yang penting Anda ketahui mengenai keramik dinding pola batu alam Travertine. Beragam keunggulan dipunyai oleh batu alam satu ini bila Anda inginkan penampilan rumah yang classic ala-ala Romawi. Walau demikian Anda wajib melakukan perawatan khusus supaya batu alam ini masih tetap tampil elok di dalam rumah Anda.