fbpx

Kita tentu kenal dengan coffee shop kan? Ya. Warung kopi kelihatannya jadi trend di mana saja, khususnya di beberapa kota besar. Coffee shop jadi mode kafe yang begitu asyik didatangi.

Antiknya, ide warung atau warung kopi ini tidak seragam. Mereka bahkan juga seperti berlomba tampilkan diri sebagai yang terbaik. Performa pasti terkait dengan kenyamanan. Dan kenyamanan sebuah kafe, pasti jadi yang khusus, lepas dari macam menu yang mereka suguhkan.

Nach, masalah ide design, yang diartikan ialah masalah penampilan itu. Design kafe saat saat ini datang untuk melahirkan performa benar-benar tidak biasa. Bahkan juga, dalam banyak hal, unik.

Design kafe direncanakan mempunyai performa yang memikat secara visual. Banyak warung, kafe, atau restoran yang membuat performanya -arsitektural atau interiornya- dengan style-gaya yang berbeda. Bahkan juga sering aneh. Hal itu bisa jadi ada hubungan dengan pemasaran, atau “gimmick” marketing saja, yang mempunyai tujuan untuk menarik konsumen setia atau calon konsumen setia.

Dari demikian banyak ide design -arsitektural dan interior- warung kopi, kafe, atau resto-resto yang ada, ada satu yang kelihatannya terbanyak dipakai atau diaplikasikan, ide design unfinished, atau style design industrial.

Pertanyaanya, apakah itu style design unfinished?

Industrial sebagai panggilan untuk ide design -arsitektural atau interior- yang semakin banyak menunjukkan komponen-komponen mentah. Dalam design berpenampilan industrial, komponen-komponen arsitektural sebuah bangunan menyengaja diperlihatkan apa yang ada, tanpa finising sama sekalipun.

Ide industrial sangat terkenal. Dia benar-benar unik dan berbeda. Performanya berkesan tidak biasa, tapi dapat bagus sekali secara visual. Itu mengapa kafe, restoran, dan coffee shop banyak mengaplikasikan model ini.

Di dunia arsiktektur sendiri, style design dengan ide unfinished atau industrial ini, beritanya di inspirasi dari ide bangunan industri di Kota New York dan London. Pada waktu itu, bangunan-bangunan yang tidak kembali dipakai di Kota itu, banyak diganti dan dialih-fungsi sebagai rumah, atau ruang-ruang komersil untuk maksud tertentu.

Mencuplik Gani (2015), implementasi style indutrial hasilkan penampilan yang rustic dan unfinished. Tetapi, keseluruhannya, style ini jadi kelihatan unik dan berlainan. Bangunan berpenampilan industrial bisa dideteksi dengan menyaksikan komponen-komponen berikut ini:

Salah satunya ciri-ciri yang kerap dipakai pada style industrial ialah mengekspos pada benda atau beberapa bagian di rumah yang umumnya ditutup, seperti kabel, pipa-pipa, atau aliran, dan balok-balok.

Dengan menunjukkannya, beragam elemen itu bisa membuat kesan-kesan raw dan unfinished yang menyengaja dilaksanakan. Selain itu, kedatangan pipa, kabel, atau balok itu jadi dialek tertentu dan mendatangkan kontras pada keseluruhnya warna dalam ruang.

Dinding ruang dalam style industrial biasanya datang berbentuk bata mengekspos atau beton. Sementara lantai, bisa berbentuk lantai semen atau kayu. Penampilan dinding dan lantai itu terang menjadi focal poin atau daya magnet khusus dalam ruang.

Metal dan kayu sebagai material yang biasa dipakai pada style industrial. Misalkan, meja kayu dengan kaki metal, rangka-rangka metal yang dibeber pada jendela, plafon, atau tangga. Sementara elemen kayu bisa datang lewat mebel, plafon, atau lantai.

Style industrial biasanya memakai beberapa warna hangat dan netral. Beberapa warna ini sendiri bisa datang lewat opsi material dan mebel yang dipakai.

Karena material yang umum dipakai dalam style ini ialah metal dan kayu. Tidaklah aneh mengapa beberapa warna yang memimpin ialah hitam, cokelat, abu-abu, putih, atau gradasi dari beberapa warna itu.

Style industrial sebagai style yang mengaplikasikan watak-karakter situasi industri dengan penerapan material-material seperti baja, besi, pelat stainless steel, pipa-pipa besi, dan kayu yang difinishing dengan menunjukkan warna, wujud, dan struktur alaminya. Walau sepintas kelihatan tidak rapi dengan performa temboknya yang tidak diaci dan dicat, tapi style ini benar-benar mempertimbangkan design dan fondasi yang masak hingga masih tetap aman.

Pokoknya, style industrial menjadi satu diantara seni terbaik dari ide arsitektural dan design interior. Itu karena, kafe, restoran, coffee shop, banyak yang memakai pendekatan style ini. Seni industrial betul-betul kelihatan berbeda, unik, dan bagus sekali secara visual.