fbpx

Penyiraman ialah wujud perawatan tanaman yang paling dasar. Siapa saja yang mempunyai tanaman, tentu saja pahami jika tanaman memerlukan air untuk dapat hidup. Tetapi walau benar-benar fundamental, apa memiliki arti menyirami tanaman dapat asal-asalan? Kenyataannya, ada tanaman yang malah mati karena penyiraman yang tidak tepat. Ada juga tanaman yang terlihat tidak subur walau rajin disiram. Ya, ini maknanya menyirami tanaman perlu trick khusus.

Lalu, seperti apakah panduan untuk menyirami tanaman? Berikut 6 panduan menyirami tanaman hias Anda dengan tepat dan efisien.

Pagi hari ialah waktu terbaik untuk menyirami tanaman. Pagi yang diartikan ialah saat matahari telah keluar tapi belum meninggi, yakni sekitaran jam tujuh sampai sembilan. Waktu pagi hari ini benar-benar pas karena sesuai transisi perkembangan alami tanaman. Disamping itu, karena matahari belum terik, air yang disiram mempunyai waktu untuk mempernyerap prima ke tanah. Ini maknanya, akar dapat mendapatkan konsumsi air lebih bebas.

Walau efisien menyirami saat pagi di mana matahari tidak terik, tapi tidak berarti menyirami di waktu malam hari ialah hal yang akurat. Memerhatikan saat yang sama sesuai terhitung langkah pas menyirami tanaman. Menyirami di waktu malam dapat membuat air malah menggenang, karena tidak ada evaporasi. Kubangan air yang kelamaan malah dapat memacu perkembangan jamur.

Lalu, bagaimana bila menyirami saat siang hari? Hal yang perlu jadi perhatian bukan siang harinya, tapi cuacanya. Siang pada keadaan normal memiliki arti matahari pada keadaan terik. Menyirami saat keadaan terik atau panas maknanya membuat air cepat menguap, bahkan juga saat sebelum teresap tanah. Lebih dari itu, saat siang hari ada peluang temperatur air bertambah. Bila air bersuhu hangat, malah dapat membuat daun, tangkai, dan akar tanaman hancur. Menyirami tanaman secara benar satu diantaranya dengan memerhatikan intensif sinar matahari semacam ini.

Selainnya dilaksanakan dengan teratur yakni tiap pagi hari, menyirami tanaman bisa juga dilaksanakan dengan meramalkan kapan tanaman memerlukan air. Triknya cukuplah sederhana, selainnya menyaksikan keadaan kelembapan permukaan tanahnya, Anda dapat menusukkan jemari ke tanah. Rasakan apa tanah masih lumayan lembap atau sangat kering. Saat tanah berasa kering, penyiraman dapat dilaksanakan. Tapi bila tanah masih berasa lembap, lebih bagus tidak untuk disiram.

Tanaman yang lain tipe akan mempunyai watak yang lain juga, terhitung keperluannya akan air. Anda perlu pahami langkah menjaga tanaman hias sama sesuai macamnya. Untuk ketahui apa tanaman itu memerlukan penyiraman kerap atau jarang-jarang, dengan ketahui asal tanaman itu. Tanaman yang dari cuaca tropis, biasanya memerlukan penyiraman intens. Berlainan kembali bila tanaman datang dari cuaca kering, mereka tidak perlu disiram sering.

Cukup banyak dari kita yang menyirami tanaman dengan mengguyurikan air ke semua permukaan tanaman. Walau sebenarnya, sebetulnya yang paling memerlukan air adalah akar. Maknanya, akarlah yang semestinya mendapatkan air dengan jumlah yang akurat. Maka dari itu, langkah terbaik dengan menyirami ke tanah di dekat akar.

Menyirami tempat daun, tangkai, dan bunga tak berarti salah. Tapi janganlah sampai terlalu berlebih sampai ada air yang menggenang di antara daun atau dalam bunga. Ada air di selang daun atau bunga ini dapat memacu perkembangan jamur. Bila cuaca terik juga, jika evaporasinya lama, air menjadi panas dan membakar daun dan bunga.

Sejauh ini, kemungkinan Anda berpikiran jika semua air sama untuk penyiraman tanaman. Saat lagi air itu bersih, karena itu dipandang dampaknya tidak berlainan. Walau sebenarnya, sumber air untuk penyiraman akan memengaruhi perkembangan tanaman, apa lagi tanaman hias.

Sumber air yang terbaik untuk menyirami ialah air hujan. Air hujan memiliki kandungan elemen nitrogen yang paling diperlukan tanaman untuk tumbuh maksimal. Bagaimana sama air ledeng? Sebetulnya air ledeng tidak memiliki masalah bila digunakan untuk menyirami. Tapi, biasanya air ledeng condong basa atau ber-pH tinggi. Walau sebenarnya, tanaman dapat tumbuh maksimal di pH netral. Tetapi, sudah pasti jika tanaman tidak dapat memperoleh air hujan, memakai air ledeng tentu saja tidak jadi masalah dibanding tidak disiram sama sekalipun.

Mudah-mudahan panduan ini dapat menolong Anda menjaga tanaman hias kecintaan Anda dengan lebih bagus.