Bebas Finansial dapat terwujud di masa muda, tentunya dengan beberapa cara. Agustina Fitria, Financial Planner OneShildt menjelaskan bahwa bebas finansial adalah terpenuhinya semua kebutuhan masa kini dan masa depan tanpa anda harus bekerja, anda hanya perlu memetik hasil investasi untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut. Persiapan menuju hal tersebut tentunya harus dimulai sejak dini.

Financial Planner Finansialku.com, Widya Yuliarti juga mengingatkan, Anda harus memastikan sudah mampu memenuhi semua kebutuhan dasar seperti makan, transportasi, dan sewa rumah (kalau ada). Selain itu, Anda harus memiliki asuransi kesehatan, agar bisa menolong kondisi keuangan Anda saat mendadak harus dirawat di rumah sakit. Bila Anda sudah memenuhi kriteria tersebut, bisa mulai melakukan persiapan menuju bebas finansial.

Berikut saran dari Fitria dan Widya berikut ini untuk mewujudkan impian bebas finansial:

 

1.      Menabung

Hal utama yang harus Anda lakukan bila ingin bebas finansial adalah giat menabung. Agar dana tabungan tidak tergerus untuk biaya entertaiment, Anda bisa buka rekening khusus untuk tabungan. Fitria mengatakan, untuk seseorang yang belum menikah bisa menyisihkan sampai 50 persen dari gaji. Asalkan, Anda tidak mempunyai tanggungan yang wajib dibayar setiap bulannya. Sedangkan, untuk Anda yang sudah berkeluarga atau memiliki tanggungan sebaiknya menabung sesuai kemampuan. Idealnya anggaran minimal tabungan sekitar 10 persen dari gaji. Widya mengingatkan dana tabungan tersebut sebaiknya ditujukan untuk memenuhi dana darurat. Idealnya, setiap orang memiliki dana darurat sekitar tiga sampai enam bulan dari total pengeluaran. “Dana darurat tersebut bisa membantu menjaga kondisi keuangan Anda saat krisis,” kata Widya pada KONTAN. Saat dana darurat sudah terpenuhi, Anda mulai menabung untuk mengumpulkan modal membeli aset aktif atau modal untuk investasi.

 

2.      Beli aset aktif

Untuk bisa mencapai bebas finansial, Anda sebaiknya mulai membeli aset-aset aktif. Fitria menyontohkan Anda bisa membeli satu unit properti untuk dikontrakkan atau dibuat kost. Opsi lainnya, Anda menginvestasikan sebagian dana tabungan ke dalam reksadana, emas, atau lainnya. “Usahakan untuk membeli sesuatu yang bisa menghasilkan uang,” kata Fitria. Pendapatan yang Anda dapatkan dari aset-aset aktif tersebut sebaiknya ditabung atau diinvestasikan kembali. Dengan begitu nilai aset aktif Anda terus bertambah.

 

3.      Kontrol gaya hidup

Terakhir, Anda wajib mengontrol gaya hidup. Untuk mencapai bebas finansial Anda sebaiknya tidak terus menaikkan gaya hidup saat nilai pendapatan naik. Sebab, Anda akan menghabiskan gaji atau pendapatan untuk memenuhi gaya hidup. “Sebaiknya Anda tetap hidup sederhana,” kata Fitria. Untuk mengontrol pengeluaran, Anda bisa membuat anggaran bulanan yang di dalamnya memuat biaya makanan, transportasi, entertaiment, dan utang bila ada. Jangan lupa Anda untuk mencatat pengeluaran secara rutin. Catatan tersebut bisa memudahkan Anda mengontrol pengeluaran bulanan.

 

Source: Kompas.com