Ciputra Group bersama Jaya Samudra Karunia (JSK) Group dan Yayasan Tarumanagara menggelar layanan swab test (tes usap) dengan biaya terjangkau serentak di tiga lokasi di Jakarta dan Tangerang mulai tanggal 8 Juni 2020 hingga 30 Juni 2020.

Direktur Ciputra Healthcare, Veimeirawaty Kusnadi mengatakan, program ini adalah bentuk dukungan kepada pemerintah untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di Jabotedabek serta persiapan memasuki era normal baru.

“Saat ini banyak Orang Tanpa Gejala (OTG), yang bila tidak diketahui dapat menularkan ke orang lain, dan bila jumlahnya masif dapat mengakibatkan gelombang kedua COVID-19. Tes usap dengan biaya terjangkau ini diharapkan dapat mendorong OTG untuk melakukan pemeriksaan secara mandiri,” kata Veimeirawaty dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Veimeirawaty menjelaskan kepada mereka yang akan mengikuti layanan tes usap ini perlu melakukan registrasi daring di www.cihos.com/covid untuk mendapatkan jadwal pengambilan sampel swab. Harga khusus yang diberikan adalah Rp900.000,- per satu kali pemeriksaan, harga ini lebih rendah dari harga umum yang saat ini berlaku di sejumlah rumah sakit yakni berkisar di Rp 1.5 juta hingga Rp 2.5 juta per satu kali pemeriksaan.

Ketiga lokasi tersebut adalah Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta, Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang, dan Ciputra Medical Center, Jalan Prof. Dr. Satrio Kavling 6, Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, CEO JSK Group, Dennis Jang Sang Kyu, menambahkan pihaknya mendatangkan sejumlah peralatan medis dari Korea Selatan untuk mendukung program ini.

“Kami tergerak untuk ikut memerangi COVID-19, oleh karena itu kami mengambil inisiatif untuk mendatangkan alat-alat pengujian dari Korea yaitu PCR swab Kit, tenda medis yang bertekanan, bilik pengujian yang memungkinkan pengujian COVID-19 yang aman baik untuk tenaga medis maupun pasien yang dilakukan secara berkelanjutan dengan bekerja sama dengan Ciputra Healthcare yang mempunyai komitmen yang sama,” kata Dennis.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, DR. Gunardi menyampaikan, pihaknya akan melibatkan laboratorium yang telah mendapat pengakuan dari Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta sebagai laboratorium rujukan pemeriksaan COVID-19.

“Universitas Tarumanagara, melalui Fakultas Kedokteran memiliki Laboratorium BSL-2 (Bio Safety Level 2), serta SDM dan peralatan yang mumpuni untuk dapat melakukan pemeriksaan tes usap. Selain itu di masa pandemi COVID-19 ini, kami juga ikut mendukung pemerintah, dengan cara menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan menjadi salah satu Laboratorium Pemeriksa rujukan COVID-19 di Jakarta,” tutur Gunardi.

Senada, ketiganya menyebut program tes usap ini adalah dukungan dalam persiapan memasuki periode normal baru dan rencana PSBB transisi di Jabodetabek yang akan diterapkan pemerintah dalam waktu dekat.

Seraya mengatakan sekarang merupakan saat yang tepat bagi masyarakat, baik individu maupun keluarga secara mandiri, serta bagi perusahaan dalam memfasilitasi karyawannya untuk melakukan pemeriksaan tes usap, sebagai jaminan bahwa bagi pribadi yang akan kembali beraktifitas terbebas dari COVID-19.

Kalau pun ada pribadi yang terdeteksi COVID-19 tanpa gejala, dapat segera melakukan isolasi mandiri, dan bagi pribadi yang bergejala dapat segera dilakukan upaya perawatan untuk kesembuhan.

Selain layanan tes cepat ini, Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta dan Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang sejak 1 Mei 2020 telah mengoperasikan 210 tempat tidur di ruang isolasi bertekanan negative sebagai bentuk komitmen Ciputra Group dalam mendukung pemerintah memerangi pandemic COVID-19.

Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta telah ditunjuk menjadi salah satu Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di DKI Jaya, sedangkan Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang sebagai Rumah Sakit Jejaring COVID-19 di Provinsi Banten.

Sebelum kegiatan tes usap ini, Ciputra Hospital sebelumnya telag menggelar tes cepat drive thru secara gratis maupun berbayar dengan harga khusus, guna membantu masyarakat melakukan screening COVID-19 secara mandiri.

Source: antaranews.com

Open chat