Ketidakpastian masa depan membuat banyak orang mulai memikirkan jaring pengaman, termasuk soal keuangan. Bukan hanya mengandalkan tabungan saja, kini tak sedikit yang melirik keuntungan yang didapat dengan cara berinvestasi.

Berkaitan dengan masa depanmu, investasi jadi persiapan terbaik yang wajib dilakukan sedini mungkin. Tentunya keputusan ini memunculkan tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang baru mempelajari investasi. Seperti apa kesulitannya?

Deposito
Deposito biasanya memiliki suku bunga yang lebih tinggi dan penarikannya hanya bisa dilakukan setelah melewati jangka waktu yang telah dipilih. Deposito sering jadi pilihan investor pemula karena dianggap cukup stabil dan aman. Kekurangannya, keuntungan yang didapat memang tak sebanyak model investasi yang lain dan tergantung pada jumlah dana yang dimasukkan. Triknya, mulai pelajari seluk-beluk penghitungan bunga deposito yang bisa memberikan keuntungan lebih besar pada jangka waktu tertentu.

Reksadana
Reksadana online dapat dimulai hanya dengan modal Rp10 ribu saja. Nantinya, dana yang sudah diinvestasikan ini akan dikelola oleh Manajer Investasi.

Bisa saja sih menunggu uang bertambah tanpa perlu berusaha, tapi justru ini kesalahan yang sering dilakukan oleh investor pemula. Tergiur keuntungan yang didapatkan dalam waktu singkat, tak sedikit yang salah pilih jenis reksadana, misalnya reksadana saham buat tujuan keuangan jangka pendek yang punya risiko cukup besar. Pahami betul risiko yang dimiliki setiap jenis investasi ini dan perhitungkan dana dengan cermat agar terhindar dari kerugian.

Emas
Buat pemula yang malas ribet dengan melakukan berbagai analisa investasi, emas jadi pilihan tepat karena nilainya cenderung stabil. Bahkan tak perlu dana besar, siapa saja bisa membeli emas batangan atau memanfaatkan layanan Emas Online yang memudahkanmu untuk jual beli emas kapan dan di mana saja.

Walau tampak mudah, tetap saja ada beberapa trik yang wajib dilakukan jika memilih emas sebagai investasimu. Mulai dari membeli emas saat harga pasaran sedang turun, memantau harganya secara berkala, hingga membelinya di tempat terpercaya.

Properti
Model investasi yang satu ini lagi banyak dilirik oleh kaum milenial karena bisa mendatangkan keuntungan yang besar dalam jangka waktu panjang. Modal yang dibutuhkan memang cukup besar, tapi kondisi ini masih bisa disiasati dengan mengajukan KPR ke bank.

Dana yang sudah terkumpul ini nantinya bisa dibelikan properti sederhana yang berada di lokasi strategis, misalnya pusat kota atau berada dekat dengan pusat pengembangan proyek transportasi. Selain disewakan untuk mendapatkan passive income, properti milikmu bisa dijual saat harga properti meningkat.

Saham
Tergiur kesuksesan anak-anak muda di pasar saham menginspirasimu untuk menjajal peluang yang sama, demi meraih keuntungan. Tapi tanpa pemahaman yang cukup, terjun ke trading saham malah berisiko rugi besar.

Buat yang ingin serius bermain saham, sebaiknya mulai dengan mempelajari istilah-istilah rumit dalam Kamus Keuangan. Selain memahami informasi terkait pasar saham seperti analisa teknikal dan fundamental, investor pemula bisa membeli saham blue chip yang akan memberikan dividen secara regular.

Source: merdeka.com

Open chat